Senin, 14 Juli 2014

Air Bersih PNPM Untuk Tambelang

Al Idrus, FT Kec. Tambelang-Bekasi
Air Bersih merupakan kebutuhan vital. Berbagai cara akan diupayakan manusia demi kecukupannya. Persoalannya, mendapatkan air bersih antar satu daerah dengan daerah lain berbeda kondisinya. Kondisi lingkungan mempengaruhi. Pada lingkungan pegunungan mungkin air bersih mudah didapat.
    Akan tetapi menjadi berbeda di daerah bekas rawa atau dekat dengan pantai. Umumnya kalau tidak asin air berasa payau. Hal itu pula yang dialami masyarakat Desa Sukabakti, Kec. Tambelang, Bekasi. Bertahun-tahun lamanya masyarakat di Kp. Balong Gubuk Dusun I, dusun II & III harus rela mengkonsumsi air payau. 
    Bagi yang punya uang, mereka memiliki air bersih dalam kemasan galon atau jerigen. Demi air bersih untuk keperluan minum dan memasak, warga menghabiskan dana antara Rp.5-10 ribu per hari. Bila dikalkulasi dalam sebulan kadang menghabiskan biaya tidak kurang dari Rp.200 ribu. Hal itu yang dituturkan pak Onin, tokoh masyarakat setempat.
     

Pembangunan MDA Langkaplancar berbalut Swadaya Lancar


Endang Suryana (Faskab Pangandaran)
(7/7/2014). Langkaplancara merupakan satu dari sembilan Kecamatan lokasi PNPM Mandiri Perdesaan di kabupaten Pangandaran. Sebelumnya, kecamatan ini menjadi bagian dari kabupaten Ciamis. Dikarenakan sulitnya menuju kecamatan ini, taka salah jika berdasarkan ketetapan Kemenko Kesra No: B-167/MENKO/KESRA/X/2013 perihal Penetapan Daftar Lokasi dan Alokasi BLM PNPM Mandiri TA 2014, Langkap Lancar dikategorikan lokasi sulit.
   Dikelilingi hutan serta jalanan yang sempit nan rusak, menjadi sebuah perjuangan apabila kita ingin menuju lokasi ini. Jauh dari akses kota tentunya baik ke arah pangadaran ataupun ke Tasikmalaya. Yang jelas Langkaplancar termasuk kecamatan dengan kantong kemiskinan yang masih tinggi khususnya dari segi infrastruktur.